Palembang, Penasamudra.com Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran (Damkar), HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Kegiatan tersebut digelar secara nasional di Stadion Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Mengabdi Untuk Keselamatan Negeri”, acara nasional ini diikuti oleh ribuan personel gabungan dari Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas yang berasal dari seluruh Indonesia. Kehadiran ribuan peserta ini merupakan wujud dari solidaritas serta komitmen kuat tiga pilar guna menjaga keselamatan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat.
Beliau mengatakan bahwasanya di tengah dinamika global seperti perubahan iklim, urbanisasi hingga disrupsi teknologi, pemerintah ditekan untuk hadir secara nyata guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
” Damkar, Satpol PP, dan Linmas ini merupakan tiga pilar garda terdepan yang menjaga masyarakat untuk tetap mendapatkan keamanan dan kenyamanan dari ancaman dan bahaya lainnya ” terangnya.
Dalam acara nasional ini yang menjadi inspektur upacara ialah Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para petugas pemadam kebakaran. Ia mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 20.931 kasus kebakaran berhasil ditangani oleh Damkar di seluruh Indonesia.
Ia menambahkan, tema “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri” bukan sekadar slogan, melainkan cerminan pengabdian nyata.
“Tema ini mencerminkan nilai humanis dan perjalanan panjang pengabdian. Ini bukan sekadar angka usia, tetapi bukti dedikasi,” tegasnya.
Tak hanya itu, peran Satpol PP dan Satlinmas juga dinilai sangat penting dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.
“Mulai dari desa hingga kota, mereka hadir menjaga stabilitas. Ini peran yang tidak bisa dianggap kecil,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap kelembagaan tersebut.
“Pemerintah daerah harus bijak dalam mengalokasikan anggaran. Bentuk nomenklatur Damkar yang mandiri, perkuat Satpol PP dan Satlinmas, serta optimalkan penegakan peraturan daerah,” tegasnya.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Zakaria Ali, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak tanggal 27/04/2026 sampai puncak acara pada tanggal 30/04/2026.
“Kegiatan ini berlangsung sejak 27 hingga 30 April, dengan ratusan lomba dan partisipasi dari berbagai daerah. Ini menunjukkan antusias yang tinggi,” ujarnya.
Ia merinci bahwa kegiatan tersebut melibatkan ribuan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
“Total ada 1.612 peserta yang mengikuti upacara puncak, serta 31 pemerintah daerah yang terlibat dalam Jambore Satlinmas,” jelasnya.
Adapun hasil perlombaan menempatkan Kota Bekasi dan Kota Bandung sebagai dominan di beberapa kategori, sementara Kota Makassar unggul pada kategori survival. Kota Ambon juga berhasil meraih penghargaan untuk kategori video profil terbaik.
Melalui peringatan ini, pemerintah berharap sinergi antara Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas dengan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.









