Tulungagung, Penasamudra.com Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di sela padatnya jadwal pemerintahan, menyempatkan waktu berkunjung dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di Agrowisata Petik Sayur Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung. Kunjungan berlangsung pada Minggu (21/6/2026).
Terletak di lahan seluas sekitar satu hektare, lokasi ini telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata sekaligus pusat edukasi pertanian yang diminati warga maupun pengunjung. Konsep yang diterapkan memungkinkan setiap orang datang, memetik langsung berbagai jenis sayuran segar dari kebun, lalu menimbang hasil panennya sebagai dasar pembayaran.
Pejabat daerah memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa masyarakat sekaligus menikmati potensi lokal yang mulai dilirik wisatawan. Plt. Bupati menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga. Ia menyapa pengunjung, melayani permintaan swafoto, dan suasana keakraban pun tercipta. Kehangatan dan kedekatan tersebut disambut antusias oleh warga. Didampingi Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, Plt. Bupati juga ikut merasakan pengalaman memetik sayuran secara langsung.
Turut mendampingi dan hadir dalam kesempatan tersebut Camat Tulungagung, Lurah Kepatihan, pengurus Karang Taruna, serta ratusan warga dan pengunjung yang memadati kawasan agrowisata sejak pagi hari.

Dalam kunjungannya, Plt. Bupati tampak akrab menyapa setiap lapisan masyarakat, berdialog santai dengan para pengunjung, serta memenuhi permintaan berfoto bersama. Kehangatan dan kedekatan yang ditunjukkan mendapatkan respon antusias dan rasa senang dari warga yang hadir. Bersama Ny. Yuyun, beliau juga turut merasakan langsung pengalaman memetik sayuran di tengah suasana lingkungan kebun yang asri, hijau, dan sejuk. Langkah ini sekaligus menjadi wujud dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pertumbuhan sektor agrowisata di wilayah Tulungagung.
Di hadapan para pejabat dan warga, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasinya atas keberadaan destinasi ini dan berharap pengembangannya dapat terus ditingkatkan guna menjadi daya tarik wisata yang lebih lengkap dan beragam.
“Agrowisata petik sayur ini sangat bagus dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas. Ke depannya, tidak hanya terbatas pada sayuran, namun dapat dikembangkan pula dengan konsep petik buah serta potensi komoditas pertanian lain yang ada di daerah kita. Hal ini akan membuat tempat ini semakin menarik bagi masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah,” ujarnya.
Harapannya di kemudian hari dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk menciptakan halaman rumah bisa menjadi tempat yang bermanfaat untuk bercocok tanaman dengan jenis tanaman TOGA, sayuran maupun hortikulutra lainnya yang dapat menunjang swasembada pangan dan penerepan hidup sehat.









